Ber-Boedi Oetomo
oleh:
Lambang Trijono,
Sosiolog Fisipol UGM
Perkumpulan Boedi Oetomo berdiri tahun 1908. ‘Kelahiran’ ini dijadikan bangsa kita sebagai pijakan awal sejarah pertama kali lahirnya kebangkitan nasional Indonesia sebagai bangsa modern. Apa sebenarnya esensi dari pergerakan ini dan pelajaran apa yang harus dipetik generasi sekarang, untuk menjawab tantangan hidup bangsa sekarang dan di masa mendatang, memasuki abad 21 penuh tantangan ini?
Diarsipkan di bawah: Yogyakarta | Tag: kebangkitan nasional, Sejarah, Yogyakarta
Seratus Tahun
“Boedi Oetomo”
Organisasi Pemuda
Bangsa Indonesia
( 20 Mei 1908 – 20 Mei 2008 )
Sbgmn blog ini saya maksudkan utk menuturkan dan mewadahi wacana dialog antar budaya di era post-modern (sejauh pemahaman saya); berikut ini saya ceritakan pengalaman saya sbg seorang Islam yg memelihara anjing. Bukan utk memancing perdebatan, apalagi dlm hal keagamaan, namun justru utk memahami antar budaya yg dilandasi oleh perbedaan adat-kebiasaan masyarakat lokal yg antara lain didorong oleh kebutuhan masyarakat setempat. Semoga maklum dan bermanfaat.
Kata “wong ndeso” tentu kini semakin dikenal setelah sering diucapkan oleh Tukul Arwana dalam acara “Empat Mata” di TV Trans 7 yang biasa ditayangkan Senin-Jum’at jam 21.30-23.00 WIB (bukan promosi acara TV, lho; hampir semua orang sudah tahu, kok). Tukul Arwana sendiri sih adalah orang Jawa asal dari Semarang, jadi ia tentu sangat paham dengan makna kata “wong ndeso”. (lagi…)










