The Nurdayat Foundation


Beber Sejarah Suksesi di DIY, Usulan Tak Sebut Penetapan
Minggu, 20 April 2008, 1:03 pm
Filed under: Yogyakarta | Tag: ,

Yogyakarta-(Koran SINDO)-Sabtu 19 April 2008, halaman seputar DIY (halaman 20)
Masyarakat pro-penetapan harus kembali bersabar. Pasalnya, keinginan untuk menggelar sidang istimewa (SI) penetapan Sultan semakin jauh dari harapan. Dalam sidang paripurna mendengarkan materi usulan pernyataan pendapat enam anggota DPRD DIY Kamis (17 April 2008) malam, tak terdengar sekalipun pernyataan penetapan. Usulan yang dibacakan Immawan Wahyudi ini juga tak menyinggung-nyinggung soal desakan sidang istimewa penetapan yang sempat mengemuka akhir-akhir ini.
Dalam usulan ini justru diungkapkan sejarah suksesi di DIY pada 1998, 2001, dan 2003. Fakta yang jarang dibeber ini diungkapkan secara gamblang dalam usulan pernyataan pendapat ini. Dengan gamblang diceritakan jika DIY pernah melakukan pemilihan gubernur. “Pada 1998 lalu dilakukan pemilihan pada tingkat rapat pimpinan dewan untuk pengisian jabatan gubernur,” terang Immawan di atas podium mewakili enam pengusul.
Saat itu, selain Sri Sultan Hamengku Buwono X kandidat lain yang maju adalah Alfian Darmawan yang saat itu menjabat sebagai ketua DPW PPP DIY. Alfian hanya mampu mengantongi empat suara dari total 14 suara yang ada. Hal ini terulang pada 2001. Pengisian jabatan wakil gubernur pada 2001 juga dilakukan dengan pemilihan pada tingkat rapat paripurna. “Saat itu calonnya dibatasi dari keturunan almarhum Sri Paduka Paku Alam VIII,” ungkap Immawan.
Dalam pemilihan tersebut Paku Alam IX dan Angling Kusumo putra almarhum Paku Alam VIII yang lain berlangsung seru. Pemilihan dilakukan dalam dua kali putaran. Pada putaran pertama keduanya draw, baru pada putaran kedua Paku Alam IX menang tipis dari saudaranya ini.
Dalam sidang paripurna ini selain dihadiri anggota Dewan, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur Paku Alam IX serta pejabat pemprop yang lain juga tampak hadir dalam rapat yang berlangsung hingga pukul 00.00 WIB ini.
Lebih lanjut Immawan mengungkapkan, pada 2003 lalu suksesi kepala daerah di DIY diadakan dalam rapat paripurna Dewan. Saat itu semua fraksi mengajukan calon tunggal gubernur dan wakil gubernur. Selain ditandatangani Immawan dari unsur FPAN, usulan pernyataan ini juga diteken lima pengusul lain yakni Mualiban dari FPDIP, Heru Wahyu Kismoyo dari FPG, Sukamto mewakili PKB, Wajdi Rahman dari FPKS dan Muhammad BS dari FPBD.
Dalam usulan tersebut Immawan mengungkapkan, UUD 1945 hasil amandemen telah menegaskan pengakuan dan penghormatan satuan-satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus atau istimewa diatur dengan undang-undang. “Karena itu sejalan dengan perkembangan sosial budaya dan sosial politik, perlu ada penyempurnaan status keistimewaan DIJ dalam bentuk undang-undang,” tegasnya.
Pada bagian akhir usulan tersebut keenam pengusul meminta dibentuknya panitia khusus (pansus) sebagai tindak lanjut dari berbagai aspirasi yang masuk dari masyarakat yang tetap menghendaki penetapan Sultan dan Paku Alam sebagai gubernur periode 2008-2013.
Diminta pendapatnya tentang tak adanya desakan penetapan dalam usulan tersebut, Wakil Ketua DPRD DIY Gandung Pardiman mengaku tetap tenang. Ketua DPD Partai Golkar DIY yang selama ini selalu menyuarakan penetapan ini mengaku tidak mempersoalkan format yang diajukan enam pengusul ini.
(ainun najib)

Link terkait utk pantau perkembangan selanjutnya:
LAUNCHING MONOGRAPH FISIPOL UGM ; Realisasikan Segera Pengaturan Keistimewaan DIY
KEISTIMEWAAN HARUS SEJAHTERAKAN RAKYAT;Aksi Bisu Dukung Pilgub DIY

Sebelum2nya:
SULTAN BANTAH PERTEMUAN KHUSUS DENGAN SBY ; Masa Transisi, Terserah Pusat
ANGGOTA DEWAN MASIH BERBEDA PANDANGAN ; Masa Transisi di DIY Diperdebatkan
RUUK DIY BELUM DISERAHKAN KE DPR ; Depdagri Tidak Paham Aspirasi Rakyat
Draf RUUK DIY Versi Depdagri Masih Ditunggu
Sejarah Demokrasi di DIY
Amin Rais Soal Pilgub DIY; Mendagri Jangan ‘Grusa Grusu’
DPRD GELAR RAPUR SOAL JABATAN GUBERNUR ; PKS Bersiap Hadapi Pilgub
ANGGOTA DPD DIY SERAP ASPIRASI WARGA NU ; Sepakat Dukung Penetapan Sultan-PA
MAJLIS ‘AHAD PON’ PRIHATIN UUK BELUM DISAHKAN ; Berikrar Dukung Sultan Tetap Gubernur DIY
Mendagri Belum Konsultasikan RUUK DIY ke DPR: Penjadwalan Pilgub, Berisiko
DIY JUGA HARUS DEMOKRATIS ; Persiapan Pilgub KPUD Layak Didukung
MESKI PENETAPAN GUBERNUR DI PERJUANGKAN ‘KPUD DIY SEPTEMBER PILGUB
HB IX-PA VIII, NKRI, dan DIY ===> oleh : Haryadi Baskoro & Sudomo Sunaryo
Agar Tak Saling Menyalahkan dalam UUK: Rakyat DIY Perlu Konsolidasi
Kraton Dukung Duet Dwi Tunggal
SOAL DRAF RUU KEISTIMEWAAN DIY; Sultan Tak Tahu Materi Substansial


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: