The Nurdayat Foundation


PKS Incar Sultan Jadi Capres:Bakal Diduetkan dengan Tifatul Sembiring
Minggu, 20 April 2008, 12:25 pm
Filed under: Yogyakarta | Tag: , ,

Jakarta (Koran SINDO)- Sabtu, 19 April 2008

Wacana PKS yang akan menduetkan Sri Sultan Hamengkubuwono X dengan Presiden PKS Tifatul Sembiring pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 kencang beredar di masyarakat.

Anggota Fraksi PKS DPR Tamsil Linrung mengatakan, peluang menduetkan Raja Yogyakarta itu dengan Tifatul sangat terbuka. “Sri Sultan sampai saat ini ‘kan naik-naik rating-nya. Jadi, bisa saja akan kita pasangkan dengan Tifatul Sembiring. Duet ini sebagai bagian dari keinginan untuk memajukan tokoh muda dalam Pilpres 2009,” ujarnya di Jakarta kemarin.

Dia menuturkan, saat ini PKS memang memiliki stok figur muda calon pemimpin yang cukup banyak. Selain figur Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Tifatul Sembiring, nama Sekjen PKS Anis Matta juga ikut digadang-gadang PKS menjadi pemimpin bangsa mendatang. “Jadi, kalau bangsa ini bisa dipimpin seusia Pak Harto ketika awal jadi presiden dulu atau seusia Barack Obama boleh juga kan? Jadi yang tua-tua sekarang ini ada waktu beristirahat,” imbuhnya.

Sultan belum bisa dikonfirmasi terkait rencana KPK ini. Telepon selulernya tidak diangkat saat beberapa kali dihubungi SINDO.

Sementara itu, Ketua DPW PKS DIY Ahmad Sumiyanto mengungkapkan sampai kemarin belum ada instruksi resmi dari DPP terkait rencana menggaet Sultan.

Meski demikian, DPW PKS DIY sebenarnya juga berencana menemui Sultan langsung. Surat permintaan audiensi PKS sudah beberapa hari disampaikan, namun hingga kemarin belum ada jawaban kapan pertemuan ini bisa dilangsungkan. “Saya sudah surati, tapi belum ada balasan,” terang dia.

Dia menjelaskan pertemuan nanti hanya silaturahmi biasa. Namun dia juga tidak mengelak jika pembicaraan bisa saja membahas hal-hal yang lebih mendalam.

Kepala Biro Riset DPP PKS Agus Purnomo menilai wacana menduetkan Sultan dengan Tifatul pada Pilpres 2009 bisa saja direalisasikan. Menurut dia, duet Sultan-Tifatul mempunyai banyak kelebihan. Pertama, pasangan tersebut merepresentasikan Jawa-luar Jawa. Menurut Agus, unsur ini harus diperhatikan karena menggambarkan representasi pemilih. “Sekitar 60% pemilih ada di Jawa. Sisanya tersebar di luar Jawa, tapi kebanyakan Sumatera. Pak Tifatul sendiri berasal dari Sumatera,” tandasnya.

Kedua, pasangan tersebut mewakili generasi tua-muda sehingga saling melengkapi. Menurut dia, peluang pasangan ini untuk menang sangat besar. Namun, dalam politik segala sesuatu bisa terjadi. Bahkan, tokoh yang sebelumnya tidak terkenal bisa menjadi pemenang.

Di pihak lain, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PKS Rozikun mengingatkan, dalam struktur PKS, Majelis Syura (MS) PKS yang berwenang memutuskan siapa kader PKS yang layak dicalonkan untuk menjadi calon nomor satu. “Tentunya yang akan menentukan adalah Majelis Syura PKS. Pencalonan ini juga menunggu hasil dari Pemilu Legislatif,” kata Rozikun.

PKS juga belum melakukan pendekatan kepada tokoh luar terkait Pilpres 2009. Pertarungan PKS dalam memperebutkan kursi presiden juga bergantung pada perolehan 20% suara dalam pemilu legislatif. “Kami belum mencalonkan siapa pun. Nanti kita tunggu perkembangan selanjutnya dalam hasil perolehan legislatif,” ujarnya.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Lili Romli menilai wacana yang dilancarkan PKS tersebut adalah gagasan pembelajaran politik dalam memunculkan tokoh alternatif dan tokoh muda. Gagasan itu secara tidak langsung telah memberikan alternatif kepada masyarakat untuk menentukan siapa yang layak untuk memimpin di masa depan. “Gagasannya merupakan penyegaran dalam politik. Karena itu, kita jangan melihat apakah itu akan efektif atau tidak dalam pemilu nanti,” ungkapnya.

Dia berpendapat, efektif tidaknya gagasan tersebut, tidak akan mubazir dalam rangka memberikan wacana regenerasi tokoh nasional. Hal itu agar yang beredar sebagai tidak hanya itu-itu saja. “Kalau seriusuntuk diusung pada Pemilu 2009 memang tidak akan sesignifikan jika Sultan dipasangkan dengan Hidayat Nur Wahid. Tapi, keberanian untuk mengusung itu saja sudah merupakan kemajuan. Apalagi, yang diusung termasuk tokoh muda,” terangnya.

Tokoh Muda

Sementara itu, Partai Golkar melalui Ketua Fraksi Golkar DPR Priyo Budisantoso sudah mewacanakan duet Jusuf Kalla – Hidayat Nur Wahid untuk Pilpres 2009. Mengomentari hal ini, Tamsil Linrung tidak menampik bahwa peluang Kalla berduet dengan Hidayat bisa saja terjadi. Meski demikian, semangat memunculkan tokoh muda pada pertarungan Pilpres 2009 adalah sebuah keharusan.

“Di Golkar kan juga banyak tokoh-tokoh muda yang potensial. Ada Priyo, ada pula Mas Yudhy Chrisnandy. Paling tidak, ada semangat mengedepankan perubahan bagi bangsa ini. Tapi kalau Pak Kalla juga bagian untuk mengedepankan perubahan, tidak masalah. Kalau soal usia, Pak Hidayat ‘kan sudah mewakili kalangan muda,” tandasnya.

Menurut Tamsil, meski dari kalangan tua, Kalla adalah figur yang bisa membawa perubahan bagi bangsa ini. Gebrakan-gebrakan yang dilakukan saat ini dilihatnya riil tanpa basa-basi. “Pak Lee Kuan Yew (mantan Perdana Menteri Singapura) bahkan berkomentar, sayang Pak Jusuf Kalla bukan yang presidennya,” ungkapnya.

Sebelumnya, PDIP juga telah mewacanakan mengusung figur muda. Sekjen DPP PDIP Pramono Anung menyatakan, pendamping Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2009 kemungkinan dari kalangan muda atau yang usianya belum dianggap uzur.

(rendra hanggara/moch fauzi)


2 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Artikel di Blog ini bagus dan berguna bagi para pembaca.Anda bisa lebih mempromosikan artikel anda di Infogue.com dan jadikan artikel anda topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.Telah tersedia plugin/widget.Kirim artikel dan vote yang terintegrasi dengan instalasi mudah dan singkat.Salam Blogger!!!

http://www.infogue.com/
http://www.infogue.com/masalah_politik/pks_incar_sultan_jadi_capres/

Komentar oleh nunik

[…] PKS Incar Sultan Jadi Capres:Bakal Diduetkan dengan Tifatul Sembiring […]

Ping balik oleh Kader PKS - Menghimpun potensi kader dan ummat




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: