The Nurdayat Foundation


Ekonomi Kerakyatan-nya Prabowo Subianto
Sabtu, 30 Mei 2009, 4:22 pm
Filed under: Ekonomi | Tag:

Menjelang PilPres 8 Juli nanti masing2 paket pasangan capres-cawapres dlm pre-kampanye mereka sudah mulai menggulirkan isu-isu ttg kebijakan yg akan dijalankannya bila terpilih. Prabowo Subianto dr Gerindra dalam iklan2nya di televisi  sejak menghadapi PilLeg lalu menggemborkan ttg gelora Indonesia Raya bermodalkan kekuatan rakyat (paling tidak begitulah yg dikatakannya); SBY dr Demokrat selaku capres incumbent -yg hasil polling bbrp lembaga survey masih menyatakan dia yg paling populer- ternyata memilih Boediono sebagai pasangannya sbg cawapres. Tersebar rumor sorotan –terutama dr yg kurang setuju- bahwa Boediono ini adalah seorang penganut paham ekonomi neo-liberal. Sdgkan, JK masuk kunjungan ke pasar2 tradisional.

Kita tentu patut bersyukur bila kini media massa terutama televisi dapat marak menampilkan dan mengulas visi-misi dari paket2 pasangan Capres-Cawapres ini. Hal seperti ini tidak terbayangkan pada 15 tahun yang lalu, saat membicarakan ttg suksesi  saja (istilah halus utk niat menjungkalkan Soeharto dari kursinya krn sudah terlalu membosankan), sepertinya dianggap tabu, pamali. Kini publik dapat menilai visi-misi orang yg akan mereka pilih sbg pemimpin nomer satu Republik ini, dari bbrp pilihan, lewat media televisi. Tentu kita patut bersyukur.

Dr banyak stasiun televisi yg menayangkan itu dg modelnya masing2, TVRI dg acara Dialog Aktual Plus juga menghadirkan capres/cawapres ini. Pada Kamis 28 Mei 2009 jam 22.00-23.00 WIB ditampilkanlah Prabowo Subianto, sedangkan pada pd Senin 1 Juni 2009 y.a.d, akan ditampilkan Boediono.

Pd saat menampilkan Prabowo ini, host didampingi oleh bbrp akademisi FE-UI a.l.: Prof. Sri Edi Swasono, Dr. Nina; dan Prof. Irwan dari Universitas Andalas. Berikut ringkasan yg sempat saya catat:

Pengantar pembuka, menampilkan opini pandangan thd acara ini (direkam sebelumnya), dr;

Firmanzah, PhD (Dekan FE UI): Apa yg mulai sering diungkapkan ttg wacana Ekonomi Kerakyatan selama ini kurang mendalam kajiannya. Memang perlu dipertemukan antara akademisi dengan politisi, shg bgmn nanti menjadi public policy yg realistis dapat diterapkan. Ekonomi global skrg saling terkait satu sama lain. Bgmn dg kajian ini nanti kita dapat mendudukkannya dalam konstelasi nasional, regional, internasional. Selanjutnya, Pendidikan Politik yg terkait dg isu-isu ekonomi dapat kita lakukan.

Prabowo Subianto:

DiTanya (T) host :    Apa yg Anda maksudkan dg ‘ekonomi kerakyatan’?

Jawab Prabowo (J)      : Intinya adl bgmn ekonomi suatu bangsa membawa kpd kesejahteraan rakyatnya. Visi-Misi saya ini telah muncul saya mulai sejak th. 97-98 saat ekonomi kita mengalami crash, mengalami krisis; padahal kita ingat benar pd th. 1997 World Bank me-muji2 Indonesia. Saat krisis itu nilai rupiah hancur, dr awalnya 2.000/US$ menjadi 15.000/US$, merosot 7 x lipat.

Dilihat dr neraca ekspor-impor, ssungguhnya sbg bangsa kita untung. Kalo demikian, kalo sbg bangsa kita untung, kok kita alami krisis? Trnyata, … pd 1997-1998 itu, neraca untung 25 miliar US$/tahun. Selama 12 tahun. Seharusnya devisa 300 miliar US$. Ttp mngapa dr laporan yg dirilis BI tak lebih banyak dari 60 miliar US$? Ini karena kita tidak mampu menjaga kekayaan alam yg ada di negeri kita.

Dlm hal pilihan kebijakan ekonomi, saya tidak mempermasalahkan istilah, apakah itu neo-liberal, neo-klasikal; … tapi ubahlah. Saya sudah membaca tulisan2 dr Pak Edi Swasono, Pak Mubyarto. Pasal 33 UUD ’45 itu sudah kita tinggalkan berapa puluh tahun? 

(T)     : Bgmn caranya?

(J)     : Kita lihat mana sektor di mana Indonesia masih punya keunggulan? = Pertanian! Wilayah kita ini adl 1/3 zona tropis dunia. 11% dr 33% zona tropis dunia. Kita dapat panen 2-3 kali setahun. Air hujan sepanjang tahun. Masalah mendasar = kemiskinan. Sektor pertanian paling banyak dan cepat menyerap Tenaga Kerja dan memperoleh nilai tambah kembali. Beras 120 hari. Jagung 95 hari. Bisa cepat dapat keuntungan. Kita masih punya lahan. Justru kita punya 59 juta ha hutan yg rusak, diubah mjd lahan produktif. Dr prtanian bisa swasembada energi, bio-fuel; bisa jadi penyuplai dunia, net-eksporter utk dunia.

 

Dr. Nina (FE UI) : Ini kebijakan yg menarik. Dlm hal kebijakan pertanian, dibanding kebijakan pemerintah sekarang, perbedaannya di mana?

Prabowo              : Pd pemerintah skrg, APBN kita tahun ini Rp 1000 triliun (=100 miliar US$), hanya 1,6 % utk sektor pertanian. 1,6 % saja! Ini jelas bukan pro-poor. Padahal pemerintah juga mengalokasikan stimulus Rp 37 triliun utk hadapi krisis global, dan yg diberi adalah perusahaan2 besar. … Kita dapat lihat bukankah Kebijakan a.l. dicerminkan oleh anggaran2, proyek2? Tapi apa yg terjadi? Memberi kredit utk bikin apartemen mewah. Ini bukan ekonomi kerakyatan.

BRI memiliki 32 triliun; masih membiayai apartemen2 mewah. Ini tidak berpihak kpd ekonomi kerakyatan. Ini ketidak-adilan sistemik.

 Prof. Irwan (Univ. Andalas)   :

Kalau menyimak paparan tadi, betapa terlihat utk niat sudah adil dan makmur secepat mungkin. Kita lihat Thailand, di sana ada Thai Farmer Bank yg benar2 mengurusi petani. Apakah mau dibuat plat khusus utk itu? … Slama ini mmg terlalu banyak beban bagi rakyat bila mau pinjam duit. Mereka tak punya pengetahuan dan akses ttg itu. … Lalu juga Produksi mau dikemanakan, kalau memang subur? Ini mmg visi bahwa bgmn menciptakan titik tumbuh tidak hanya di Jakarta, bagaimana? Slama ini masih yg terjadi adl APBN masih menanggung APBD. Nasional masih menanggung daerah. Nah visinya, harapannya di masa depan nanti, Daerah-lah yg justru kasih makan Presiden. APBD beri makan APBN. Bgmn caranya ini?

Prabowo                        : Dulu BRI itu bank koperasi tani dan nelayan,  itu dulunya BRI. Tapi kini pemimpin2 bank lupa akan tanggung-jawabnya. … Mau dibuat apa jagung? Lha Pemerintah harus ikut terjun, ikut intervensi! Kalo neo-klasikal itu = pemerintah nonton saja, jadi wasit saja. Neo-liberal = semua akan diatur dikoreksi oleh pasar = invisible-hand. Apa invisible-hand ini?Tangan hantu? (audience tertawa) Diserahkan kpd tangan yg tak terlihat? Dulu kita punya Bulog, koperasi2, KUD2, .. jangan dibubarkan semua. Dulu belum bagus, tapi perlu diperbaiki, bukannya dibubarkan. Pemerintah memberikan dukungan kpd dukungan2 politis. Kini kita masih impor singkong! Garam saja masih impor. Pemerintah harus intervensi. Pemerintah jangan hanya jadi wasit.

Pemerataannya?:

Janganlah lembaga2 keuangan beri perhatian kpd sektor2 mewah. Pd saat crash, kita ingat yg menopang adalah ekonomi rakyat. Pengusaha besar ngemplang hutang semua.

Prof. Edi: Neo-liberalisme= menggusur orang miskin. Ekonomi sekarang memang demikian. Mall baru akan menggusur ekonomi tradisional. Di mana2 skrg ada Carrefour, menggasak retail2 kita, mengaku bukan neo-liberal, tp penggusuran orang miskin jalan terus.

No. 1: Sbg Ketua Asosiasi Pedagang Pasar, bgmn? Bgmn tjd penggusuran? … HKTI juga? Apa scr sistematis jabatan2 itu disiapkan? (audience tertawa) … maksud saya, kalau memang disiapkan, itu ‘kan baik?

No. 2: Bank mengenakan bunga. Pdhal ciri org miskin = tak bisa mbayar bunga. Jaminan? Orang miskin tak bisa memberi jaminan. Apakah dg demikian UU Perbankan akan Anda rubah?

Prabowo: Di HKTI itu saya diminta jadi Ketua Umum. Kita sudah melakukan bbrp advokasi, dan sudah pengaruhi bbrp kebijakan. Tapi utk Pupuk mmg belum. Sdg-kan di Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional. Saya kaget (saat ada yg mengajukan/mengusulkan dirinya menjadi Ketua –pengutip). Kok saya? Ternyata, pada waktu-waktu akhir ini sudah kejadian setiap minggu satu pasar terbakar. Mereka bilang: “Pak, itu bukan terbakar. Itu dibakar.” Setiap minggu satu pasar terbakar. Setiap habis, datang developer kembangkan pasar baru. Kmd dibangunlah pasar baru, … harga sudah tidak terbayar! Di blok M harganya per meter lebih mahal drpd Orchard Road, bahkan drpd New York! Ini menunjukkan tidak adanya keberpihakan dari pemimpin2 utk membela rakyatnya sendiri. Saya  terjun ini krn mmg didesak oleh mereka yg jadi anggota APPSI dan HKTI. Mereka bilang: “Kalo kita tak masuk, kita selalu dirugikan terus, pak. Kalo kita tak masuk.”

… UU Perbankan? Kalo bank2 pemerintah itu di bawah eksekutif, Dirut2nya bisa dipanggil. …. Tepuk tangannya di sini (sahut Prof Edi).

Kebijakan perbankan?

Bank2 pemerintah itu dg kehendak politik, direksi diberi mission yg jelas. Dalam hal micro-financing itu, sesungguhnya bukan Bangladesh yg memulai. Kita (/BRI?) dulu pernah Ttg UU itu; kita akan kumpulkan ahli2, prof. … Dg kehendak politik, kita bisa larang jg beri lagi kredit utk proyek2 bangun mewah2.

 Sulastri Surono (FE-UI)         : Hutan kita 59 juta ha mau ditanami bio-etanol? Utk itu butuh anggaran. Bgmn kita akan membayar hutang? Akan mengemplang-kah? Argentina pd 2001 tidak membayar hutang…. … Bgmn pertumbuhan ekonomi double digit?

Prabowo                        : Dalam praktek dagang ya, sesungguhnya sangat lazim, minta dijadwalkan kembali itu. Begitu dalam praktek dagang. Tak ada alasan utk tidak re-schedule of doubt-payment. Sbg contoh, th. 2009 ini kita harus bayar hutang 10 miliar US$ (Rp 95 triliun) utk pokok dan bunganya. Bgmn kalo bayarnya itu 5 tahun lagi atau 10 tahun lagi. Ini dapat utk investasi itu. Dlm waktu sekian tahun kita dapat bayar utang, krn kita dapat nilai tambah. 1ha = 19-20 ton etanol per tahun. Aren hutan produksi. 80 juta ton etanol itu equivalen dg … BBM.

Edi Swasono                           : Ada satu catatan, pak. Ada utang IMF yg  memang jangan dibayar, krn kesalahan IMF; terdikte oleh IMF. Kalo itu kesalahan IMF, ngapain dibayar?

 Dibuka pertanyaan dr floor audience yg hadir di studio:

Nining Susilo (Kepala UKM Centre FE-UI)

Saya mengurusi 48 debitur, pengusaha mikro kecil. 10 dalam skala Grameen Bank. Bgmn kami menangani orang miskin ini. Ekonomi kerakyatan itu bahasanya nurani, menangani orang kecil.

Jangan salah (,pak Edi). Orang kecil itu mampu membayar suku bunga! Ciptakanlah orang miskin punya bank sendiri.

Prabowo: Itulah arahnya, orang miskin mampu bayar. Betapa multiplier-efffect yg dapat dicapai dari itu.

Edi: Memang  orang kecil kan tidak punya jaminan. Pasal mengenai jaminan harus diamandemen.

 

Prof. Irwan          : Rakyat ini ada di desa dan daerah. Yg paling dekat dg rakyat adalah Bupati, atau Gubernur; Camat dsb. Apakah Prabowo akan meng-otak-atik UU Otonomi . Mau diatur semua dari Pusat?

Prabowo    : Tentu tidak. Tapi kita perlu efisiensi uang rakyat. Kita tak mau lagi ke ekonomi sentralistis. Uang yg digunakan pemerintah jangan malu dipertanyakan; itu uang di mana dipergunakan? BUMN harus digunakan sbg lokomotif, bukan dijual, bukan diprivatisasi.

Ada yg terlupa dr Bu Sulastri ttg dua digit tadi: Ini sekarang jadi polemik. Awalnya… saya tercengang saat Januari lalu mendapat kajian dari badan riset luar negeri ttg GDP Indonesia; kalau 1 digit, masih jauh GDP 200 dolar itu. Kenapa kok kita puas dg sasaran satu digit? Kita akan menerima vonis, masih miskin 50 tahun lagi. Apa ini yg kita mau setelah 100 tahun merdeka? Kita biasa utk dialog, dg ahli ekonomi? Mau diskusi? Saya siap. Saya yakin itu tidak mustahil.

(Edi): Ini karena tidak dayagunakan resources-base lokal, they don’t transform ‘beban’ menjadi ‘asset’? Bgmn caranya?

Prabowo:  Saat saya jadi tentara, kita mendapat falsafah : Tidak ada prajurit yg jelek, yg ada hanya komandan2 yg jelek. Kita harus berpihak kpd bangsa sendiri.

 Host memberikan kesempatan kpd Dr. Nina utk memberikan penilaian

Dr. Nina: Kendala: kita sesungguhnya sudah termasuk berpendapatan menengah. Tp kendala. Dg strategi yg dikemukakan: pertanian, pro-poor, ke mikro; itu. Ada 2 kemungkinan. Bisa tidak penting-lah pertumbuhan itu, krn yag penting adl penyediaan lapangan kerja. Saya tanya: Shift kalo target ini (pertumbuhan-peng.) tak tercapai bgmn? BUMN menjadi motor, seperti apa? Tak hanya pro-poor, engine-nya itu?

 Prabowo:

Saya termasuk sangat keras menentang penjualan2 BUMN. Saya  ada mendengar akan ada Privatisasi lagi 33 -35 BUMN? Tapi krn ini menjelang Pemilu lalu agak dirobah? (audience tertawa) Ini saya tentang. Dr sudut pandang yg saya yakini: ekonomi suatu bangsa, survival bangsa itu? Kalo dijual, berarti tidak punya pertahanan ekonomi lagi. Kita akan telanjang. BUMN ini pencetak uang yg sangat banyak. Di Singapore itu 70% adl BUMN. BUMN mjd motor=lokomotif. China, India, … Perancis. Kalo PLN di-swasta-kan, bayangkan! Kini pelabuhan2 mulai dikuasai oleh swasta asing . Ini membahayakan.

 Prof. Irwan          : Jarang paralel; pertumbuhan dengan pemerataan itu. Kalo mengejar pertumbuhan, pemerataan tertinggal. Pertumbuhan = investasi. Investasi = pebisnis kelas kakap. Bgmn ini agar konsisten?

Prabowo    : Yg menciptakan lapangan kerja banyak! Bukan pertumbuhan akan membebankan pemerataan. Kalau itu, pertumbuhan dg kerangka pertumbuhan neo-klasikal – neo-liberal. Tapi kalo kita, kita akan gunakan BUMN utk mendorong. Kalo investor2 asing melihat, tertarik, kalo dr luar ya monggo. Uang rakyat tidak akan kita lepas. Invisible hand? ….

Realistis-kah ini? Saya bukan hanya asal … e.. njeplak, ya. Sudah satu tahun lebih ini saya kumpulkan kelompok pemikir. Mengkaji rekomendasi2. Kalo ada waktu 3,5 jam saya akan siap siap bertemu dg ahli2, …. tentu saja saya juga didampingi dg ahli2 yg mendukung. (audience tertawa).

Prof. Edi: Pesan utk Pak Prabowo, kalo terpilih, hati2lah memilih anak buah. Yg punya hobi menjual itu anak buahnya. Hati2 memilih anak-buah.

 ….

Begitulah yang sempat saya catat. Tentu Anda yg tahu banyak ilmu ekonomi dapat menilainya jauh lebih baik drpd saya. Kalo saya sih, catatan di atas menarik karena ada yang membuka wawasan saya. Tentang benar-tepat atau tidaknya dari segi keilmuan, realistis atau tidaknya; tentu saja saya tidak tahu. Anda yang lebih tahu saya mohon komentarnya.


15 Komentar so far
Tinggalkan komentar

ga nonton kang ehehehe…😀 kita lihat saja

Komentar oleh cebong ipit

Saya sangat tertarik dengan komitmen Ekonomi kerakyatan pak Prabowo,Biasakah Indonesia “Mandiri” dimasa datang?……..Kami awal tahun 2002 mencoba bikin kelompok mandiri (diberi nama “KOPAM” bisa dilihat di web)dengan modal Rp 1.320.000,- hingga sekarang sudah Rp 114.000.000,- cuman kayanya aparat/pemerintah setempat acuh saja..

Komentar oleh Ade.uskandar

wah,mas prabowo kalau menganut ekonomi kerakyatan balik lagi ke konsep orde baru ya welfare state?atau cuma pura pura juga kayak sekarang SBY yang menganut pseudo kapitalism?

Komentar oleh Yan AA

-Namanya juga kampanye mesti sing apik2.
-salam

Komentar oleh Abdul Cholik

bunga-bunga kampanye

Komentar oleh gahaz

hhmmm jadi….

Komentar oleh omiyan

aku ora percoyo…

Komentar oleh ciwir

Waduuuh politik ya…no comment ajah ya…wallohu a’lam bisshowab…

Komentar oleh buwel

memangnya ekonomi kerakyatan itu kayak gimana si..
he..he..

Komentar oleh Mamet

trus dukung siapa ni mas pilpres??

Komentar oleh Rivanlee

assalamu alaikum wr. wb.

alhamdulilah…
Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
Lho, maksudnya? Gak Jelas?😐

Sudah saatnya kita ganti sistem!
Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
(seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

Lihat saja buktinya di
http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
mulai dari diri sendiri.
mulai dari yang sederhana.
dan mulai dari sekarang.

Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

wassalamu alaikum wr. wb.

Komentar oleh dir88gun2

kita lihat bagaimana nanti kalo menang

Komentar oleh suwung

Malam itu aku bermimpi tentang seorang lelaki
putra bumi kesayangan negeri
dia datang di saat fajar
berjalan di dalam badai meniti gelombang

“Aku telah datang dengan membawa bara di dada
dan seperti yang kuinginkan api itu telah membesar dan terus menjalar”

bangkit berdiri anak-anak negeri
menghimpitku di tengah-tengah mereka
berseru gegap gempita
canangkan tekad bajakan semangat

tiba-tiba dari seluruh penjuru datanglah
laskar petaka mengumbar murka
tercerai berai.. terserak kami semua

berdirilah dia di hadapan para dursila
setegar karang setenang samudra
menantang maut serahkan hidupnya

…dalam kegeraman
…dalam kemurkaan
mereka menyesahnya
putra bumi kesayangan negeri
direnggut dari tengah-tengah kami
kini telah pergi dia yang kami kasihi

lalu kulihat seorang badut
wajahnya dipulas dipatut-patut
seringai serigala namun terlihat selalu tertawa
“Aku telah datang membawa kesenangan dan kegembiraan
hidup hanya sekedar permainan mari jadikan sebagai panggung hiburan”
Gegap gempita seluruh negeri
badut diangkat didudukkan kursi
“jadilah pemimpin kami
terima hormat daulat kami”

hancur hatiku melihat itu
dengan menangis aku berlalu
bangsaku oh bangsaku
mengapa kalian begitu dungu?

Komentar oleh tomy

Mas Bowo pancen oye…!!!

Komentar oleh guskar

thanks

Komentar oleh film izle




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: