The Nurdayat Foundation


AMUK
Senin, 22 Februari 2010, 6:32 pm
Filed under: Budaya | Tag:

Kang Nur bilang: “Hamuk! Haamuk!! Haamuuk!!!” .. Merdeka !!!😀😀😀

Peserta Diskusi :
Himawan Pridityo
Himawan Pridityo

Afan Soewoeng

amuk suromroto joyo mroto

Bramadji Abu Abdurrahman

Apaan tuuuh? ,/jaja miharja mode on.

Kang Nur

Hamuk=Amok = respon naluriah gaya lokal Jawa Mataram-an sbgmn dikonstatir Rafles dlm buku-nya “The History of Java” dikarenakn jalan mekanisme musyawarah/perundingan/kompromi yg demokratis sudah tidak bisa dilakukn lagi..
kalo ‘pepe’ adl unjuk rasa, ‘amok’ adl mirip kesaksian syahid Sayidina Husein bin Ali r.a. yg pergi menyambut kematian ke Padang Karbala

Himawan Pridityo

Sulit menyamakan tradisi amuk dengan jihad Kang. Jihad itu rasional, sedang amuk irrasional. Lagi Husein tewas karena memang terdesak sehingga ia mengamuk.Dan Karbala itu sebenarnya lebih mirip pembantaian daripada perang.

Kang Nur

sura mrata = keberanian yg menyeluruh, percaya diri;
jaya mrata = kemenangan total, tanpa tanding, menang bersih seluruh tubuh

Himawan Pridityo

lebih mirip puputan kalau begitu, daripada tindakan kompulsif yang kita kenal saat ini? Berarti, makna kata amuk sudah berevolusi ya?

Afan Soewoeng

makasih mas malah baru ngeh artinya hehehehe

Kang Nur

@ mas Himawan: mgkin kesamaan-ny pd “martyrdom” = mmbulat tekad tdk takut mnyongsong kematian dg rasa jiwa yg ‘menang’-ikhlas..? mnyadari posisi diri sbg ‘martyr’ = siap terbunuh, namun brharap spirit-ny tetap hidup mjd ikutan prinsip pegangn org banyak

Himawan Pridityo

kalau sudah ada istilah martyr, orang Inggris ga bakal memasukkan kata amok kedalam kamus bahasa mereka. Hal ini membuktikan bahwa amok adalah peristiwa khas Melayu yang belum pernah mereka temui di daerah lain. Tapi kalau dilihat akar kata amuk, saya rasa ada sedikit pergeseran makna, atau setidaknya perbedaan persepsi ttg arti kata itu .

Kang Nur

Ssungguhny Status saya di atas adl sdg ber-ekspresi ttg satu kondisi-situasi yg sdg nyata sy alami-hadapi dlm komunitas politik yg saya ikuti saat ini, mnjelang Pilkada🙂
lalu mencari padanan dr situasi (’empiris’) yg sdg saya jalani saat ini itu dg bbrp hal yg luhur😀
Tapi ini justru mjd lbih mnarik krn a.l. mas Himawan mngajak ‘tuk mngupas bbrp batasan pngertian2 ini, dlm lingkup asal budaya n sjarah-ny msing2. Sy mmg juga trtarik, namun ssungguhny juga belum cukup mmahami,

mk sy ingin sharing dr bbrp yg pernah saya baca sj:… See More
– Sy tidak prnah mnyamakn amuk dg jihad. Mnurut subjektif saya, Amuk lbih brlatar puncak keputus-asaan atas nasib,posisi,kterjepitn..lalu muncul dlm solidaritas klompok/kluarga/wangsa sbg ekspresi ketidak-terimaan atas hal yg menimpa kelompok/kluarga/wangsa itu.
– ‘Amuk/amok’ mmg tdk mlibatkn rasionalitas. Bila lah Amuk tak sepadan dg Puputan (dr Bali), mk padanan yg lbih tepat adl dpt diambil dr babak dlm wayang y.i. Perang Brubuh. Perang Brubuh adl perang habis2an di akhir cerita. Biasanya y.i. bila Pemimpin utama tlah gugur, para pengikut-ny akan terjun habis2-an ke medan perang tanpa prtimbangan rasio lagi; adl dlm rangka “Belakno Patine Gusti-ku”=bunuhlah skalian aku ini, krn pemimpin junjungan-ku tlah mati, aku-pun siap turut mati bersama-ny.

Dlm hal tafsir atas tragedi Karbala, sy mmg mngikuti tafsir Ali Syariati.

Kompulsi adl desakan ato paksaan untuk melakukan sesuatu yg akan meringankan rasa tidak nyaman akibat obsesi.
Obsesi adl gagasan, khayalan atau dorongan yg berulang, tidak diinginkan dan mengganggu, yg tampaknya konyol, aneh atau menakutkn.

Apakh yg dimaksud ‘tindakan kompulsif’ itu adl “bom bunuh-diri”?

Mnurut saya, Amok itu lbih sring dilakukn berame-rame massa; dg smboyan “Belakno Patine Kluarga-ku”. so, lbih kpd alasan solidaritas kekerabatan drpd keyakinan.

Himawan Pridityo

wow, panjang sekali jawabannya. Pribahasa paling pas untuk menggambarkan amuk sepertinya, “menang jadi arang, kalah jadi abu.” Benar-benar destruktif dan egois. :p

Kang Nur

saya ingin bbrp prbincangn di Wall sy bisa mjd ‘dokumentasi pngetahuan’:D.. sy brtrima-kasih bila teman2 yg minat dan lebih tahu, brkenan mnanggapi topik2 yg saya lontarkn. trims.🙂
sy brpendapat agk lain; krn ‘amuk’ itu biasanya hanya dilakukan oleh kelompok yg tertindas-teraniaya dg kmungkinn menang yg mmg hampir mustahil. bukan menang-kalah yg mjd pmikirn, namun histeria aksi bela-sungkawa massal, mk destruksi kpd pihak yg tlah mmbuat kecewa bukanlah juga tujuan utamanya.

11 Komentar so far
Tinggalkan komentar

opo iki kang? haduh bahasa kayangan…diriku kan rakyat melata.. hamuk ya pokoke ngamuk …😀

Kang Nur:
wa mbak Cebong ngomen ttg isi bahasan ya? saya kira kalo mo ngomen ttg model posting ini yg copy-paste dr status-komen di Face book..
Yo hamuk kuwi ngamuk😀

Komentar oleh cebong ipiet

Saya taunya malah Obat Amuk…😀

Kang Nur:
Itu Nyamuk Pak, .. plesetan ki🙂

Komentar oleh marsudiyanto

Utk lebih praktis-nya; sdikit dr artikel Wikipedia itu kukutip ke sini:
Amok berarti “marah dengan kemarahan yang tidak terkendali”.
Banyak pnjelasan utk Amuk tlah ditawarkan oleh para pengamat, termasuk pandangan bahwa itu adl akibat fisik dr kecanduan alkohol, kecanduan obat, panas atau parasit internal. Para peneliti di abad kesembilan belas dan awal abad kedua puluh tidak dapat menemukan bukti nyata utk mendukung spekulasi ini. Dlm penjelasan psikologis adl termasuk pandangan bahwa Amuk adalah (strong>ledakan tiba-tiba ketegangan internal yang diciptakan oleh kehidupan dalam masyarakat yang sangat hirarkis. Suku bangsa Melayu, Mindanao dan masyarakat tradisional Jawa dikatakan tlah sangat hierarkis, dng peekanan pd pnghormatan kpd para penguasa. Namun diragukan apakah komunitas masyarakat ini sangat hirarkis dalam konteks global.

Penjelasan yg sekarang paling banyak diterima adl bahwa Amuk terkait erat dg kehormatan laki-laki (Amuk oleh perempuan hampir tidak dikenal). Dalam banyak kasus di mana latar belakang Amuk diketahui, tampaknya tlah terjadi bbrp unsur rasa malu-yg-dalam yg menghalangi org tsb dr hidup scr terhormat {dl mnjalani waktu berikutnya}, krn ia melihat hal itu, dlm masyarakat-nya sendiri. Amuk bermakna dua; satu= cara melarikan diri dr dunia (karena pelaku yg biasanya dibunuh) dan dua= menegakkan kembali reputasi sbg orang yg disegani dan dihormati. Bbrp pngamat mngaitkn pnjelasan ini dg Islam yg melarang bunuh diri, yg dari itu, sperti mndorong laki2 bangsa Melayu utk menciptakan keadaan di mana orang lain akan membunuh mereka. Bukti utk penjelasan ini adl hmpir tak ada pelakunya ditangkap dan dihukum kurung, namun adl dipukuli sampai mati di tempat.

Komentar oleh Kang Nur

Wah menarik sekali Kang, ternyata budaya kita ada juga yang hebat seperti Bushido ala Jepang….kalo saya nggak salah menangkap 😀
Sedumuk bathuk sanyari bumi ditohi tekaning pati…. Semangat membela harga diri & kebenaran yang harus diperjuangkan hingga ajal. Namun emang repot saat kita bicara kebenaran, karena semua begitu relative. Mungkin perlu penyadaran akan nilai-nilai kebaikan dalam hidup tidak sekedar hanya kebenaran.
Maka baik benar ataupun tidak kebaikan harus dijaga & terhadap para perusak kebaikan amuk suromroto joyo mroto perlu dilakukan. Saat cinta kasih malah menyeret ke lembah nista : menghancurkan segala kebaikan karena welas kang tanpa alis

Komentar oleh tomy

halu gmana kabar? lama bgt ga ngeblog.. sori OOT

Komentar oleh lahapasi

aritkelnya asik, kang.. kental jawanya, tak lupa syariatnya.😉

Komentar oleh Hafid Algristian

semoga tidak terjadi lagi amuk di bumi pertiwi ini…
mungkinkah

Komentar oleh komuter

[…] dia selalu ada satu kesempatan di “KEMARIN“,  “SEKARANG” dan  “BESOK“. Jadi, selalu manfaatkan kesempatan yang ada dengan baik karena tidak akan ada kesempatan […]

Ping balik oleh IBSN: Kesempatan « FAITES COMME CHEZ VOUS

nek nggonaku ngene kang,
surak mroto, joyo mroto , untab -untab sasat podho yen podhoa.Terus ngamuk membabi buta, mbuh temen mbuh mungsung, kalau posisinya didepan yo kesabet.
“ngamuk punggung” untuk lengkapnya

Komentar oleh Ngabehi

minta ijin mau save di komp, buat dibaca2…

Komentar oleh joe

приличный вебресурс http://ekodoors.com/ – греция двери, межкомнатные двери оптом волоколамск, межкомнатные двери оптом нарофоминск, межкомнатные двери кристалл.

Komentar oleh Titimmoff




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: