The Nurdayat Foundation


Nilai Ilmiah Riwayat Sejarah di Jawa Dari Abad Ke Abad dan Sindrom Masa Lalu
Senin, 3 November 2008, 4:47 am
Filed under: Filsafat Sejarah, Sejarah | Tag: ,

Setelah beberapa minggu saja saya membolak-balik halaman beberapa buku sejarah dan searching artikel sejarah di internet, menerjuni suatu minat yang semoga bukan sesaat, saya membuktikan sesuatu: Bangsa kita memang sangat gemar cerita-cerita legenda, mitos, takhayul. Catatan-catatan sejarah hasil karya bangsa kita sendiri, misalnya di Jawa yaitu biasa disebut Babad, banyak sekali dibumbui dengan legenda, mitos dan pemitosan serta dongeng-dongeng kurang masuk akal. Ketika bahan-bahan yang saya kaji sementara ini adalah untuk mencari info tentang abad 16 dan 17 Masehi, maka dapat saya simpulkan bahwa hingga abad-abad itu bahkan sesudahnya, bangsa kita belum memiliki kebiasaan keilmuan yang baik. Peristiwa-peristiwa sejarah tidak dicatat dengan baik, namun hanya dibiarkan saja dalam cerita tutur yang berkembang di masyarakat, yang selanjutnya cerita-cerita itu dibesar-besarkan, ditambah-tambahi dan dibumbui dengan dongeng-dongeng yang mereka sukai. Baca lebih lanjut

Iklan


Seratus Tahun “Boedi Oetomo”
Selasa, 20 Mei 2008, 12:00 am
Filed under: Yogyakarta | Tag: , ,

  Seratus Tahun

 “Boedi Oetomo”

                

              Organisasi Pemuda

                Bangsa Indonesia

        ( 20 Mei 1908 – 20 Mei 2008 )

 

 

Baca lebih lanjut



Sengkarut Perebutan Kekuasaan Cucu-cucu Sultan Agung di Mataram
Sabtu, 26 April 2008, 10:47 am
Filed under: Yogyakarta | Tag: ,

Dalam sejarah tanah air kita, banyak para raja dan kaum bangsawan menjadi tokoh perlawanan terhadap kaum penjajah. Hal ini tentulah sesuatu yang wajar. Kekuatan asing yang datang menyerbu juga mengancam secara langsung kekuasaan para raja sendiri. Namun sebagai rakyat jelata (dan mungkin keturunan rakyat jelata sejak dulu pula, meski simbah kita merasa bangga kalau punya riwayat yang dihubungkan dengan silsilah keluarga kraton), kita dapat bertanya sejauh manakah sesungguhnya peran keluarga raja-raja dan para bangsawan itu dalam pertahanan dan ketahanan bangsa menghadapi penjajah. Benarkah mereka itu adalah para patriot pelindung rakyat bumi pertiwi dari cengkeraman bangsa asing? Ataukah justru mereka adalah orang atau kelompok kelas yang merasa berhak untuk menguasai rakyat bumi pertiwi ini, lalu mereka berebutan kuasa sendiri di antara sesama bangsawan kalangan kerabat raja itu? Dan (karena itu) sesungguhnya kenyataannya mereka mengorbankan kepentingan rakyat bumi pertiwi hanya untuk saling berebut bagian isi piring kekuasaan? Baca lebih lanjut



Asal Usul Nama Indonesia
Senin, 31 Maret 2008, 5:00 pm
Filed under: Sejarah | Tag:

oleh: Irfan Anshory

Penulis, Direktur Pendidikan “Ganesha Operation” Yogyakarta

http://bendemataram.blogsome.com/2006/06/07/asal-usul-nama-indonesia

Baca lebih lanjut



Yogyakarta Mewarisi Jiwa Kejuangan Mataram
Kamis, 27 Maret 2008, 5:00 pm
Filed under: Yogyakarta | Tag: ,

Kerajaan Mataram kuno, berdiri tahun 732 M di Medang. Kota/desa Medang yang sebenarnya, hingga kini belum jelas di manakah tepat lokasinya (mungkin di sekitar wilayah Sleman barat daya?- penerj.). Sedangkan, rajanya adalah: Sanjaya, bergelar Rakai Mataram. Lebih dari 100 tahun, raja-raja dari wangsa Syailendra memegang kekuasaan Mataram yang subur-makmur, berkebudayaan tinggi sebagaimana yang tercermin dari peninggalan-peninggalan berupa candi Prambanan, Kalasan, Borobudur, Mendut dan lain-lainnya masih banyak.

Baca lebih lanjut



Sejarah Yogyakarta
Minggu, 23 Maret 2008, 5:00 pm
Filed under: Sejarah, Yogyakarta | Tag: ,

Sejak VOC datang di Jawa, telah puluhan kali mereka membuat kontrak perjanjian dengan Kerajaan Mataram. Asal-mula perjanjian itu hanya memuat pasal-pasal mengenai perdagangan, sama sekali tak menyentuh lapangan politik sesuai dengan tujuan semula dari VOC. Tetapi lama-kelamaan dengan adanya kelemahan di pihak kerajaan, terutama dalam masa pemerintahan Sri Susuhunan Paku Buwono II dan selalu ada pejabat-pejabat Keraton yang jiwanya “mudah dibeli”, masuklah unsur-unsur politik yang membuat VOC makin lama makin berkuasa.

Baca lebih lanjut



Profil Pesantren Tebuireng Pada Tahun 1977 dan Sejarahnya (1)
Jumat, 21 Maret 2008, 5:00 pm
Filed under: Budaya Islam | Tag: , ,

Kompleks Pesantren Tebuireng terletak di desa Cukir, kurang lebih 8 kilometer di sebelah tenggara kota Jombang. Selain letaknya berdekatan dengan sebuah pasar yang cukup ramai, pesantren ini juga berhadapan dengan Pabrik Gula Cukir yang didirikan pada tahun 1853. Baca lebih lanjut